Ledakan besar dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Iran, termasuk ibu kota, TeheranSaat konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat memasuki hari kedelapan, asap tebal membubung di beberapa bagian kota pada Sabtu pagi setelah gelombang serangan baru, sementara Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke arah Israel.
Beberapa jam kemudian, militer Israel mengatakan telah memulai serangan putaran baru yang menargetkan Teheran dan Isfahan, menandakan peningkatan eskalasi lebih lanjut dalam perang yang telah mengguncang sebagian besar Timur Tengah.
Teheran Dihantam Semalam Saat Serangan Baru Dimulai
Warga Teheran terbangun oleh lebih banyak ledakan setelah serangan semalaman menghantam berbagai bagian ibu kota. Laporan menunjukkan bahwa pemboman telah berlanjut sejak tak lama setelah tengah malam, dengan beberapa daerah yang terkena dampaknya.
Di antara lokasi yang dilaporkan terkena serangan adalah area sekitar Bandara Mehrabad, salah satu dari dua bandara utama Teheran. Laporan lokal menyebutkan distrik-distrik terdekat juga terdampak. Selain Teheran, serangan juga dilaporkan terjadi di kota-kota Iran lainnya.
Menurut laporan dari dalam negeri, serangan tersebut tidak terbatas pada lokasi militer atau politik. Permukiman penduduk, sekolah, dan rumah sakit juga dilaporkan termasuk di antara daerah yang terkena dampak, memperdalam kekhawatiran atas dampak kemanusiaan dari konflik tersebut.
Iran Menuduh AS dan Israel Menyerang Wilayah Sipil
Di Perserikatan Bangsa-Bangsa, duta besar Iran Amir-Saeid Iravani menuduh Amerika Serikat dan Israel membom target sipil. Dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB pada hari Jumat, ia mengatakan serangan-serangan tersebut merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 1,230 orang, dan para pejabat khawatir jumlah itu akan terus meningkat seiring dengan meluasnya pertempuran dan berlanjutnya serangan harian.
Perkembangan terbaru ini terjadi setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyetujui penjualan senjata baru ke Israel senilai $151 juta. Langkah ini menyusul pernyataan Trump bahwa tidak akan ada negosiasi dengan Iran kecuali Teheran menerima apa yang ia sebut sebagai "penyerahan tanpa syarat."
Namun, Iran memberi sinyal bahwa mereka akan terus merespons. Duta Besar Iran untuk PBB mengatakan negara itu akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela diri.

Iran Melancarkan Serangan Rudal Baru ke Arah Israel
Saat Teheran kembali diserang, Iran meluncurkan serangkaian rudal lagi ke arah Israel. Militer Israel mengatakan mereka mendeteksi tembakan rudal yang datang pada Sabtu pagi, dan ledakan kemudian terdengar di Tel Aviv setelah peluncuran tersebut.
Rudal-rudal juga dilaporkan menuju ke wilayah lain, termasuk sebagian wilayah Israel selatan. Serangan yang terus berlanjut memaksa jutaan warga Israel berlindung di tempat perlindungan selama malam hari, menurut laporan regional.
Para analis mengatakan Iran tampaknya menggunakan peluncuran rudal berulang kali pada jam-jam yang berbeda untuk terus menekan Israel dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Taktik ini telah menambah ketegangan publik karena warga sipil di seluruh negeri tetap waspada.
Kawasan Ini Menghadapi Krisis yang Semakin Memburuk
Saat perang memasuki fase berbahaya lainnya, kawasan yang lebih luas menjadi semakin terlibat. Iran tidak hanya membalas serangan Israel tetapi juga menargetkan aset-aset AS di Teluk, memperluas kekhawatiran bahwa konflik dapat menyebar lebih jauh lagi.
Dengan kedua pihak terus saling menyerang dan Washington memperingatkan akan adanya kampanye pengeboman yang lebih berat di masa mendatang, risiko lebih banyak korban jiwa dan ketidakstabilan yang lebih besar tetap tinggi.
Hari kedelapan pertempuran telah menunjukkan bahwa konflik ini tidak lagi terbatas pada pertukaran militer yang terisolasi. Konflik ini telah menjadi krisis regional yang lebih luas, dengan penduduk sipil di berbagai negara kini hidup di bawah ancaman kekerasan lebih lanjut.

