Update Perang Iran, Hari ke-6: Serangan AS-Israel Berlanjut

ByJennifer Lopez

5 Maret, 2026
Update Perang Iran, Hari ke-6: Serangan AS-Israel Berlanjut

Pada hari keenam Amerika Serikat–Israel perang melawan IranPertempuran meningkat di dalam Iran sementara ketegangan meningkat di seluruh Teluk, Lebanon, dan Irak. Ancaman Iran terhadap pelayaran di Selat Hormuz terus mengguncang perdagangan regional, dan jangkauan konflik meluas lebih jauh, termasuk laporan tentang aksi angkatan laut di lepas pantai Sri Lanka.

Di Dalam Iran: Korban yang Meningkat, Pertanyaan tentang Kepemimpinan, dan Target yang Lebih Luas

Korban: Media pemerintah Iran melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan selama lima hari telah mencapai 1,045, dengan lebih dari 6,000 orang terluka.

Suksesi: Mojtaba Khamenei, putra mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, digambarkan sebagai kandidat utama untuk posisi puncak, setelah bertahun-tahun membangun pengaruh dan hubungan di dalam pemerintahan dan IRGC.

Lokasi sipil yang terkena serangan: Kementerian Luar Negeri Iran menuduh AS dan Israel melakukan serangan. 33 lokasi sipilTermasuk rumah sakit, sekolah, kawasan perumahan, Pasar Besar Teheran, dan kompleks Istana Golestan.

Insiden angkatan laut di lepas pantai Sri Lanka: Laporan menyebutkan sebuah kapal selam AS menenggelamkan fregat Iran. Iris Dena di lepas pantai selatan Sri Lanka. Angkatan laut Sri Lanka dilaporkan telah menemukan Badan 87 dan diselamatkan 32 orang.

Aktivitas darat baru: Terdapat indikasi bahwa kelompok bersenjata Kurdi-Iran mungkin telah melancarkan serangan darat di barat laut Iran. Secara terpisah, pejabat AS dilaporkan telah meminta pasukan Kurdi Irak untuk mendukung operasi lintas perbatasan, dengan pasukan Kurdi di Irak utara dikatakan dalam keadaan "siaga".

Selat Hormuz: IRGC mengumumkan penutupan di selat tersebut, dan ancaman Iran terhadap kapal-kapal dilaporkan telah menyebabkan aktivitas maritim hampir terhenti.

Sudut pandang Spanyol: Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji Spanyol karena menolak mengizinkan akses pangkalan AS; Presiden Donald Trump mengancam akan memutus perdagangan dengan Spanyol.

Update Perang Iran, Hari ke-6: Serangan AS-Israel Berlanjut

Negara-negara Teluk: Pembalasan, Peringatan Keamanan, dan Langkah Diplomatik

Gangguan pasokan minyak: Serangan balasan Iran terus mengganggu aliran energi regional.

Arab Saudi: Menteri Luar Negeri AS dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi membahas apa yang mereka gambarkan sebagai ancaman berkelanjutan Iran terhadap stabilitas regional. Arab Saudi mengutuk serangan pesawat tak berawak Iran terhadap kedutaan besar AS di Riyadh.

Qatar: Qatar mulai mengevakuasi warga di dekat Kedutaan Besar AS di Doha sebagai "tindakan pencegahan sementara." Menteri Luar Negeri Qatar menghubungi Abbas Araghchi dari Iran dan menyerukan penghentian segera serangan, serta memperingatkan Iran agar tidak menyeret negara-negara tetangga ke dalam konflik.

Insiden kapal tanker Kuwait: Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di dekat sebuah kapal tanker yang sedang berlabuh. 30 mil laut di sebelah tenggara Mubarak al-Kabeer, Kuwait.

Dukungan untuk Ukraina: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dengan para pejabat di Qatar dan negara-negara Teluk lainnya tentang pengiriman para ahli Ukraina untuk membantu pertahanan terhadap drone dan rudal Iran.

Israel: Operasi Berlanjut dan Pelonggaran Domestik Terbatas

Serangan baru: Israel mengumumkan "gelombang serangan" baru yang ditujukan pada infrastruktur militer di Teheran.

Klaim atas keberhasilan militer: Para pejabat AS dan Barat mengatakan bahwa kemampuan militer Iran telah menurun secara signifikan, dan superioritas udara kini memungkinkan pesawat Israel dan AS untuk beroperasi lebih bebas di atas wilayah Iran.

Perubahan di dalam negeri: Israel sedikit melonggarkan aturan keselamatan masa perang, beralih dari pedoman aktivitas "penting" menjadi "terbatas".

Amerika Serikat: Pemungutan Suara Kongres dan Opini Publik

Pemungutan suara Kekuatan Perang: Senat AS memberikan suara 53-47 Menentang persyaratan agar pemerintahan Trump meminta persetujuan Kongres untuk melanjutkan perang, menghentikan upaya Kekuatan Perang bipartisan.

Dukungan publik: Jajak pendapat Reuters/Ipsos menunjukkan dukungan tetap rendah, dengan sekitar 25% mendukung serangan dan 43% tidak setuju.

Pesan dari pihak administrasi: Gedung Putih membela kampanye tersebut, dengan menyatakan tujuan untuk melenyapkan ambisi nuklir Iran dan menghancurkan angkatan lautnya. Trump mengklaim Iran hampir memperoleh senjata nuklir dan berpendapat serangan itu perlu dilakukan.

Lebanon, Irak, Turki, dan China: Lebih Banyak Front, Lebih Banyak Tekanan

Libanon: Pertempuran semakin intensif, dengan Israel menyerang wilayah termasuk Beirut dan Khiam serta terlibat baku tembak hebat dengan Hizbullah.

Irak: Sebuah drone menghantam sebuah bangunan di dekat bandara Erbil, dan pasukan Kurdi kembali digambarkan dalam keadaan "siaga" untuk kemungkinan aksi lintas perbatasan.

Insiden di wilayah udara Turki: Sistem pertahanan udara NATO di Mediterania timur mencegat rudal balistik Iran yang memasuki wilayah udara Turki, menurut laporan yang mencakup komentar dari pensiunan Jenderal AS Mark Kimmitt.

Cina: Menteri Luar Negeri China mendesak "penghentian segera" tindakan AS dan Israel dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Israel, menurut Kementerian Luar Negeri China.

ByJennifer Lopez

IWCP.net – Berita Singkat – Isle of Wight Candy Press – Pandangan alternatif tentang berita Isle of Wight.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *