Di benua Amerika, hanya sedikit negara yang merasakan dampak guncangan dari Caracas seintens itu KubaSejak akhir pekan, negara kepulauan itu terpaksa bergulat dengan masa depan yang tidak pasti menyusul penggulingan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, sekutu politik utama dan jalur kehidupan ekonomi.
Hubungan antara Havana dan Caracas sudah terjalin sejak lama. 1999, Saat Hugo Chavez, yang saat itu merupakan tokoh sosialis yang sedang naik daun di Venezuela, bertemu dengan Fidel Castro, pemimpin veteran revolusi Kuba, di bandara Havana. Sejak saat itu, kedua negara membangun kemitraan yang berlandaskan pada sosialisme yang dipimpin negara, menukar minyak mentah Venezuela dengan keahlian medis Kuba.
Maduro, yang dipilih secara pribadi oleh Chávez dan dibina secara politik di Kuba, melanjutkan aliansi itu setelah Chávez dan Castro meninggal dunia. Kepemimpinannya mewakili kesinambungan ideologis bagi kedua pihak. Proyek politik Venezuela dan KubaNamun sekarang, dengan Maduro yang sudah tidak lagi berkuasa — direbut secara paksa oleh unit Delta Force AS. — Kuba sedang menghadapi titik balik yang sangat penting.
Kehadiran Militer dan Upacara Berkabung Publik
Operasi AS yang menggulingkan Maduro juga membawa kebenaran langka dan tidak menyenangkan ke hadapan publik: Tim pengawal pribadinya hampir seluruhnya terdiri dari pengawal asal Kuba., dan personel Kuba memegang berbagai posisi di jaringan intelijen dan militer Venezuela.
Selama bertahun-tahun, Kuba membantah mengerahkan agen keamanan atau tentara di Venezuela. Namun, mantan tahanan politik berulang kali mengklaim bahwa mereka diinterogasi oleh penyidik berbahasa Spanyol. aksen Kuba, yang semakin memperkuat kecurigaan lama tentang pengaruh Havana di balik layar.
Sebagai tanggapan atas penangkapan pemimpin Venezuela dan kematian 32 warga negara Kuba Selama operasi militer AS, pemerintah Kuba menyatakan dua hari berkabung nasional, menyebut penggerebekan itu sebagai pelanggaran hukum internasional.
Tekanan Ekonomi Meningkat dengan Cepat
Kerentanan Kuba terkait dengan energi. Pulau ini menerima perkiraan 35,000 barel minyak per hari dari Venezuela, jauh melampaui kontribusi dari mitra energi lainnya, termasuk Rusia dan MeksikoPenyitaan kapal tanker minyak Venezuela yang dikenai sanksi oleh AS baru-baru ini telah memperburuk ketegangan yang sedang berlangsung di Kuba. kekurangan bahan bakar dan listrik — dan para analis memperingatkan bahwa situasi tersebut dapat memburuk dengan cepat.

Kuba saat ini sedang berada di tengah-tengah krisis ekonomi terparah sejak Perang DinginDengan pemadaman listrik bergilir yang dilaporkan terjadi di seluruh negeri. Warga biasa telah bertahan selama berminggu-minggu tanpa listrik yang andal, yang menyebabkan makanan membusuk, udara pengap, risiko kesehatan akibat panas, dan meningkatnya masalah sanitasi.
Wabah baru-baru ini penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, termasuk demam berdarah dan chikungunya, telah membebani sistem perawatan kesehatan negara itu, yang dulunya dipuji sebagai pencapaian utama revolusi sosialis Kuba.
Gesekan Politik dan Ujian Diplomatik
Kejatuhan Maduro juga menyoroti ketegangan internal dalam kabinet Venezuela sebelumnya, di mana para analis percaya bahwa sebuah faksi telah menjadi skeptis terhadap Pengaruh politik Kuba, dengan menyatakan bahwa Venezuela kini hanya menerima sedikit imbalan atas dukungan minyak hariannya.
Transisi kepemimpinan di Caracas, yang kini berada di bawah presiden sementara. Delcy RodriguezHal ini memicu kecemasan di kalangan warga Kuba — terutama setelah Trump memperingatkan bahwa kegagalan untuk mematuhi harapan AS dapat menyebabkan... “konsekuensi yang jauh lebih besar.”
Trump menyebut perubahan lanskap di kawasan itu sebagai “Doktrin Donroe,” menggemakan konsep Doktrin Monroe abad ke-19 yang menyatakan bahwa Amerika Latin adalah wilayah pengaruh Washington.
Saat menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio Meskipun beberapa komentar Trump telah dimoderasi, pemerintah masih mengharapkan hal tersebut. Rodríguez sepenuhnya mematuhi peraturan tersebut.Rubio, seorang tokoh politik Kuba-Amerika dan mantan senator Florida, melihat kondisi baru Venezuela sebagai faktor penting dalam melemahkan pemerintahan sosialis Kuba yang telah berkuasa selama beberapa dekade.
Rubio secara terbuka telah mengisyaratkan minat untuk mengakhiri Lebih dari 60 tahun pemerintahan komunis di Kuba, menggambarkan Venezuela sebagai negara Washington "halaman belakang" selama penampilan media baru-baru ini.
Ketegangan AS-Kuba Tetap Tajam
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel memuji 32 warga negara yang meninggal dunia sebagai “para pejuang pemberani yang menghadapi teroris,” menghormati mereka karena telah membela Venezuela dari apa yang ia sebut sebagai “pasukan kekaisaran.”
Terlepas dari kecaman dari para kritikus AS, yang menuduh Washington Intervensionisme ala Perang DinginTrump tetap tidak gentar. Dia bahkan mengisyaratkan kemungkinan tindakan serupa terhadap kepemimpinan Kolombia jika diperlukan.
Embargo AS terhadap Kuba — yang kini telah berlaku selama lebih dari enam dekade — sejauh ini gagal menggoyahkan sistem politik Kuba. Namun, era pasca-Maduro bisa menjadi tantangan geopolitik paling kompleks bagi Havana.
“Kuba siap jatuh,” kata Trump di atas pesawat Air Force One — komentar yang justru memperparah badai diplomatik.

